"janji-janji tinggal janji
ora pernah ditepati
dasar wong lanang kumis
rayuan manis serba romantis"
ya...ya...mungkin lagu ini cocok ditujukan kepada politikus kita. mereka hanya bisa janji, janji dan janji.
tutur katanya yang manis membuat orang yang mendengarnya serasa terbang ke angkasa, padahal itu hanya "passing atas" saja. setelah mereka berada diposisi yang pas, mereka akan men "smash" kita jatuh tersungkur. lalu mereka tertawa sambil berjabat tangan menandakan mereka sudah berhasil mendapatkan "poin".
lalu bagaimana kita akan memilih kalian?
"buktikan.....buktikan.....buktikan.....
kalau hanya ngomong burung beo pun bisa....."
kami sudah bosan dengan janji kalian dan kamipun sudah bosan dengan kebijakan kalian yang selalu menyengsarakan kami.
yang kami butuhkan hanya "bukti dan kebajikan" kalian.
ketika kami terkena musibah bencana alam, krisis dll. kalian seolah-olah tidak mendengar teriakan kami, tidak melihat penderitaan kami, tidak merasakan betapa sakitnya kami.
apakah telinga kalian tidak bisa mendengar...?
apakah mata kalian tidak bisa melihat...?
apakah hati kalian tidak bisa merasakan...?
sekarang kalian berteriak dengan lantang "pilihlah saya, saya akan ..., ... dan ...". apakah kalian tidak punya rasa malu? kalau kalian memang ingin kami hidup sejahtera, kenapa kami harus menunggu kalian duduk di "kursi" terlebih dulu?
kalau kalian memang tahu jalan keluar yang sedang kami hadapi, kenapa kalian tidak mau duduk bersama untuk membicarakan jalan keluarnya?
kalian malah saling menjatuhkan satu sama lain, lalu kalau kalian sudah duduk di"kursi" siapa yang akan kalian jatuhkan selanjutnya?
ya...ya...hanya tuhan dan kalian yang tahu jawabannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar